kamu tau betapa aku sangat takut dengan darah
selama ini, kau obati setiap luka hingga aku tak bisa melihat darah
katamu, "semua akan baik-baik saja
tidak ada luka, apalagi darah"
dan saat aku bertanya dengan sangat cemas,
"bagaimana jika aku terluka lagi?"
lalu jawabmu, "tidak akan mungkin...
kalaupun itu mungkin, ada aku yang tak pernah izinkan kau terluka lagi"
sebilah pedang
tajam
dan berkilat
menebas leherku
darah.........
aku tau itu darahku....
memuncrat ke semua arah
tepat di depan mataku
tak terelakkan
wajah dingin itu milikmu
aku tau itu
karena aku
sempat melihatnya dengan kesadaran yang tak lagi penuh
By Triana Nurul Hasanah · Thursday, June 23, 2011
By Triana Nurul Hasanah · Thursday, June 23, 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar