semua itu bernama KENANGAN
aku tuliskan itu semalam...
tulisan yang sangat panjang,
aku tulis dengan emosi yang menggelora
harapku, seusai aku menuliskannya
aku merasa lega...
dan pagi ini, kembali aku merasakan ada sesuatu yang harus aku ceritakan
ku rasakan cintaMu
aku tulis tanpa airmata,
hanya dengan emosi yang dalam
di pagi yang berembun dan dingin
tapi sayangnya, lagi-lagi tak sempat terpublish
bahkan aku lupa kata demi kata yang aku tulis
ah biarlah...
mungkin Tuhan hanya ingin menunjukkan bahwa sebenarnya memory otak tak mampu mengingat setiap kenangan
yang hadir satu per satu, hilir mudik dengan ributnya
dan mungkin saja
Tuhan tak ingin otak begitu kuat merekam percakapan mesra yang sempat terjadi
beberapa saat lalu
Tuhan, aku hanya ingin cintaMu sekarang
dan semua yang pernah terjadi dulu
hanya bernama kenangan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar