aru saja aku tersadar bahwa memang kita tak selamanya bersama, dan kamu tak selalu ada dalam hari-hariku
mungkin aku yang sibuk, atau mungkin kamu yang terlalu asik dengan kesenanganmu
dan saat aku butuh kamu, KAMU GAK ADA!!!! itu teriakku....
kamu masih saja tak paham dengan "ketidak-adaan" mu
menganggap bahwa aku yang berlebihan, dan.....berujung dengan sikap cuekmu...
aaah...rasanya aku ingin memukulmu, menjerit keras-keras tepat ditelingamu..."AKU SEBEL SAMA KAMU!!!"
aku melakukan banyak hal agar aku tak terlalu memikirkan rindu itu
tak memikirkan ketiadaanmu, dan cemburuku pada kesenanganmu
tapi tetap saja aku makin merindukanmu, menganggap kamu egois...kamu berubah...dll
curiga..curiga...dan terusa saja curiga
tapi kamu??? tetap cuek...sangat menyebalkan!!!
"aku benci kamu yang membuat aku rindu
hingga aku tak bisa melakukan banyak hal karena memikirkanmu"
begitu tulisku di sembarang kertas yang tergeletak di meja belajarku
aku pandangi fotomu yang tersenyum, makin aku pandangi, rasanya seperti kamu tengah meledekku..
dan itu membuatku makin sebal padamu....
aku sibuk menghibur diri, melakukan banyak hal yang aku suka
tapi tetap saja rasanya tak enak
hingga akhirnya, tiba hari aku bertemu denganmu
senyummu masih sama
marahku mendadak hilang
kau mendekat padaku
"sayang, aku merindukanmu!"bisikku
aaah, mendadak aku suka rindu itu
karena saat kau datang kembali
aku merasa cinta ini semakin merasuk dalam hati
dan mampu membuatku menghargai setiap pertemuan kita dulu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar