sesosok yang bahkan tak pernah kulihat
menyampaikan pesan duka padaku malam itu
tangan dinginnya mengusap pipiku dan mengacak rambutku hangat
mata teduhnya menatap mataku tajam
memberi pesan tanpa suara
mendadak aku merasa dadaku sesak
ada perasaan yang membucah dalam hatiku
ingin aku menangis ketika itu juga
mataku mulai memanas, nafasku sedikit tersengal
aku menahan tangis...
bulir-bulir airmata satu-satu keluar dari mataku
ingin aku menghapusnya dengan ujung jariku
tapi rasanya semua jemariku membeku
laki-laki itu masih menatapku, dengan tatapan matanya yang tajam
lalu dia tersenyum, dan berlalu
pergi meninggalkan aku...
=12.11.2010=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar